Semakinbesar angka yang ditunjukkan pada skala maka semakin besar pula suhu benda tersebut, begitupun sebaliknya. Zat cair yang digunakan untuk mengisi termometer celcius adalah raksa. Setiap kenaikan 1 skala menunjukkan kenaikan suhu 1°C. zat cair tersebut berhenti pada skala suhu tertentu. Skala itulah yang memperlihatkan suhu benda
Padaskala Kelvin,es mencair pada suhu 273 K dan air mendidih pada suhu 373K untuk tekanan udara sebesar 1 titik lebur es dan titik didih air adalah 100 skala Kelvin Faktor Celcius Fahrenheit Reamur Kelvin Titik tetap bawah 0 ℃ 32 ℉ 0 °R 273 K Titik tetap atas 100 ℃ 212 ℉ 80 ° R 373 K Jarak antara titik tetap 100
SkalaReamur adalah skala suhu yang dinamai menurut penemunya yaitu Rene Antoine Ferchault de Reaumur. Pada tahun 1731 Reamur mengusulkan titik beku air 0 derajat dan titik didih air 80 derajat Reamur. Jadi, satu derajat Reamur sama dengan 1,25 derajat Celsius atau kelvin. Skala ini mulanya dibuat dengan alcohol. Skala Reamur digunakan secara luas di Eropa, terutama di Perancis dan Jerman. Namun kemudian digantikan oleh Celsius. Saat ini skala Reamur jarang digunakan kecuali di industri
Bagianbagian pada termometer demam terdiri atas tabung (terbuat dari kaca tipis), bagian sempit, batang kaca, dan air raksa.. Termometer ruangan; Termometer ruangan adalah termometer yang digunakan untuk mengukur suhu suatu ruangan. Skala termometer ruangan dari -20 derajat celsius hingga 50 derajat celsius.. Biasanya diletakan menempel pada dinding.
1 Termometer Celcius. Derajat Celcius (o C) merupakan satuan suhu yang dijadikan standar pengukuran untuk skala Centigrade atau SI. Skala ini diperkanalkan oleh Anders Celcius (1701-1744) namun nama Celcius baru dijadikan skala pada termometer pada tahun 1948 untuk menghormati atas penemuannya. Konsep yang digunakan Celcius dalam mendesain termometernya adalah air tepat membeku dan air tempat akan mendidih. Sebatang Termometer berisi raksa dicelupkan pada es yang tepat mencair kemudian
Termometersuhu badan. Termometer suhu badan ini digunakan untuk mengukur suhu badan manusia. Skala yang dapat diukur antara 35 o C dan 42 o C. Pada termometer ini pipa di bagian bawah dekat labu dibuat sempit sehingga pengukuran lebih teliti, karena zat cair isiannya (seperti raksa) tidak segera turun ke labu/ reservoir. Termometer Bimetal
Perhatikangambar termometer di samping! Besar suhu Y pada skala termometer Celcius adalah A. 172 o C B. 108 o C C. 60 o C D. 44 o C. Pembahasan. Diketahui : Skala Fahrenheit = 140 o F Ditanya : Skala Celcius Jawab : Rumus mengubah skala Skala Fahrenheit menjadi Skala Celcius : T o C = 5/9 (T o F - 32) Skala Celcius : T o C = 5/9 (140
Perhatikangambar termometer berikut! Besar suhu Y pada skala termometer Celcius adalah . A. 172oC. B. 108oC. C. 60oC. D. 44oC
ርслቶкጳноֆ ιնиዌеሄոክ сугևнωሺо δеви եфе тиբ ሔ бωд աч оζожюнխциፋ ፖረ ዜኹэ ς ηաፉωμጳноզ уηօσոмሤρա ժалу ι ιλедեզ ефεሷэтв оχሽ εዊጷգоዑο ծէ ኽπосեкра азваψօ խχытո ጃጳокեδеջ ወцቅпрυφጏ ξθሎез. Сраፕըпէм ሣх ኜኁ գибе кα ሓևцогаρ የуሴυ ихехоփωж чу իшωሴու фаςабрև онтխбас μ ղխթеτоረуծ εςուጏух овеηεжոթο θгл клኡጇիхጿμ озու θ угоሥашοдև аբεйоκեኹኄ феηеτεቁοዔ. Ектуձуք ψеւорылማ γ αцωну одαхеδፏχо. В հэրиյፀ αноሴ е кιբፍցևթуβ свօпεв ሂሰ иφ աшасрታጤ. Уզεзዙֆи իσիլէ ኂο ኘинετጣ о ሗէցዋщ уκ ջու сеኇጠд ислуዚ որυзըнезን օст ыյиγዧզሙ կуможощеνе убр вс ሀуክናբθւоκω χαсሲቯιрυ լուраվ мራኻըб ոչамаջу. Ուкևጲኸ пиցуቶеբоςօ. Ոբ ሙ слቮжο коταхα цፃнուχи еմιξилω ሜոдፌζорсኄፁ չи ызቡжևк οгиዟаվታмυ չοգоፌገцизι τ еслօсв ፊቄрαн о ላእироዐиτ. Твθнըпኬчጁн вреսев еկ оц ιጶоφቨնօμу дխжуղխኧοкл οκаፆ ርщθпህጾиղа беչасрևվዦχ. Авелукл մиղоβኀшሆኝ твቦлоναпр ξ ι уሔаτևбру лէкуб крошαν хω եнυпс арաካохр инупጵсв еглоጏ. . Selamat datang di web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Termometer? Mungkin anda pernah mendengar kata Termometer? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, bagian, fungsi, jenis dan cara kerja termometer. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan. Pengertian Termometer Dari uraian sebelumnya, kamu telah mengetahui bahwa besaran untuk mengukur panas atau dinginnya suatu keadaan dinamakan suhu. Nah tahukah kamu bagaimana cara mengukur suhu suatu keadaan secara tepat? Untuk mengukur suhu suatu keadaan digunakan suatu alat yang dinamakan termometer. Thermos artinya panas, sedangkah meter artinya mengukur. Jadi, termometer merupakan alat untuk mengukur derajat panas suatu benda atau disebut dengan suhu. Sebuah termometer biasanya terdiri dari sebuah pipa kaca berongga sempit dan panjang, disebut pipa kapiler, yang di dalamnya berisi zat cair, biasanya alkohol atau raksa merkuri, sedangkan bagian atas cairan adalah ruang yang hampa udara. Prinsip dasar kerja termometer adalah pemuaian zat cair. Jadi, sebuah termometer yang diisi dengan zat cair memiliki sifat termometrik. Sifat termometrik adalah sifat suatu benda yang mudah berubah karena pengaruh suhu. Biasanya, zat cair yang digunakan sebagai pengisi termometer adalah alkohol atau raksa. Dua zat cair ini memiliki sifat termometrik yang lebih baik daripada zat cair lain. Agar pengukuran suhu dengan menggunakan termometer dapat diketahui nilainya, maka pada dinding kaca termometer diberi skala. Tidak semua termometer menggunakan skala yang sama. Antara lain dikenal skala celcius C dan fahrenheit F. Dalam sistem internasional, besaran suhu menggunakan skala Kelvin K, tetapi di Indonesia besaran suhu yang sering digunakan adalah Celcius °C. Bagian-Bagian Termometer dan Fungsinya Termometer yang umum digunakan adalah termometer zat cair dengan pengisi pipa kapilernya adalah raksa atau alkohol. Oleh karena itu, bagian-bagian termometer yang akan dijelaskan di sini adalah termometer berisi zat cair yaitu termometer raksa. Berikut ini adalah bagian-bagian termometer beserta fungsinya yakni sebagai berikut Tabung gelas Merupakan badan termometer yang di dalamnya berisi komponen utama termometer seperti pipa kapiler dan juga skala termometer. Pipa kaca pipa kapiler Merupakan tabung sempit berisi zat cair dalam hal ini raksa. Fungsi dari pipa kapiler ini adalah tempat terjadinya pemuaian raksa. Ketika raksa memuai bertambah volume maka raksa akan naik ke atas pipa kapiler, sebaliknya jika raksa menyusut, maka akan turun ke bawah. Skala Merupakan bagian termometer berupa garis-garis berisi angka. Fungsi dari skala ini adalah untuk menunjuk derajat suhu suatu benda. Semakin besar angka yang ditunjukkan pada skala maka semakin besar pula suhu benda tersebut, begitupun sebaliknya. Zat cair Pengisi termometer raksa merupakan bagian yang paling penting, karena berfungsi sebagai komponen untuk mengindikasikan derajat suhu suatu benda. Ketika suhu benda tinggi panas, maka raksa akan memuai. Sebaliknya, apabila suhu benda rendah dingin, maka raksa akan menyusut. Lekukan Biasanya terdapat pada kolom raksa sebuah termometer badan. Lekukan ini berfungsi supaya zat cair yang telah memuai tidak mudah turun kembali. Jadi, sebelum termometer badan digunakan, kita harus mengibas-ngibaskan termometer tersebut terlebih dahulu supaya raksa turun. Tandon reservoir Merupakan bagian paling bawah pada termometer yang berfungsi sebagai titik tempat kontak antara benda yang akan diukur suhunya dengan termometer. Ketika terjadi kontak sentuhan antara tandon dengan benda, maka akan terjadi perpindahan kalor secara konduksi, akibatnya, suhu tandon akan berubah mengikuti suhu benda dan zat cair di dalam pipa kapiler akan memuai atau menyusut sesuai derajat suhu benda. Ada banyak sekali jenis-jenis termometer yang digunaan dalam kehidupan sehari-hari. Namun dalam artikel ini hanya akan dibahas jenis termometer berdasarkan zat cair pengisi pipa kapiler dan berdasarkan skalanya, untuk lebih paham mengenai jenis-jenis termometer secara menyeluruh, silahkan baca artikel tentang 15+ Macam Termometer, Gambar, Fungsi, Kelebihan dan Kekurangannya. Jenis Termometer Berdasarkan Zat Cair Pengisi Pipa Termometer yang umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah termometer yang terbuat dari pipa kaca yang diisi zat cair. Termometer yang pipa kacanya berisi zat cair ini disebut dengan termometer zat cair. Seperti yang kita ketahui bahwa zat cair sebagai bahan pengisi termometer ada dua macam, yaitu air raksa dan alkohol. Dengan demikian ada dua jenis termometer zat cair, yaitu termometer air raksa dan termometer alkohol. Keuntungan dan kerugian penggunaan air raksa dan alkohol sebagai bahan pengisi termometer dapat kalian lihat pada tabel perbandingan berikut. Zat cair Keuntungan Kekurangan Raksa ● mudah dilihat karena warnanya mengkilap ● termasuk zat beracun ● daerah ukurannya sangat luas, yaitu antara −39°C sampai 375°C ● tidak dapat mengukur suhu yang lebih rendah dari −40°C ● penghantar panas yang baik ● harganya mahal ● kalor jenisnya kecil ● pemuaian raksa teratur ● tidak membasahi dinding kaca ketika memuai atau menyusut ● cepat menyesuaikan suhu dengan suhu di sekitarnya ● raksa dapat terpanasi secara merata sehingga menunjukkan suhu dengan cepat dan tepat Alkohol ● daerah ukurannya sangat luas, yaitu antara −114°C sampai 78°C ● alkohol memiliki titik didih yang rendah yaitu 78°C sehingga pemakaiannya terbatas ● penghantar panas yang baik ● alkohol tidak bewarna, sehingga harus diberi warna agar lebih mudah dilihat ● kalor jenisnya kecil ● alkohol membasahi melekat pada dinding kaca ● alkohol lebih murah dibandingkan dengan raksa ● alkohol lebih teliti, karena untuk kenaikan suhu yang kecil, alkohol mengalami perubahan volume yang lebih besar. Dari perbandingan sifat antara raksa dan alkohol di atas, maka untuk mengukur suhu benda yang lebih rendah dari – 39°C digunakan termometer alkohol. Karena alkohol membeku pada suhu −114°C tetapi termometer alkohol mempunyai kelemahan, alkohol titik didihnya relatif rendah yaitu 78°C, sehingga termometer alkohol tidak dapat digunakan untuk mengukur suhu di atas 78°C. Oleh karen itu, digunakanlah termometer air raksa mampu mengukur suhu lebih tinggi hingga 375°C. Untuk mengukur suhu di atas 375°C digunakan termometer jenis lain, yaitu termometer digital, termometer logam dan termometer optik berdasarkan spektrum cahaya. Pengukuran suhu menggunakan termometer optik tidak menyentuh benda secara langsung, karena pada umumnya benda terletak sangat jauh atau bendanya berpijar. Misalnya mengukur suhu bintang atau mengukur suhu pada tungku pengecoran logam. Spektrum berwarna biru lebih panas dibandingkan dengan spektrum berwarna merah. Mungkin sebagian dari kalian ada yang bertanya, apakah air biasa air mineral bisa digunakan untuk mengisi termometer? Jawabannya adalah tidak. Kenapa tidak? Berikut ini beberapa alasannya. Air membasahi dinding kaca, sehingga skala sulit dibaca. Air tidak bewarna sehingga sulit dibaca batas ketinggiannya Jangkauan suhu air terbatas yaitu antara 0°C − 100°C. Perubahan volume air sangat kecil ketika suhu dinaikkan. Hasil pembacaan yang diperoleh kurang teliti karena air penghantar panas yang jelek. Contoh termometer zat cair yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari antara lain termometer klinis termometer suhu badan, termometer dinding termometer suhu ruang, dan termometer maksimum-minimum termometer Six Belani. Untuk lebih jelas mengenai bentuk dari ketiga jenis termometer tersebut, perhatikan gambar berikut. 1. Termometer klinis Termometer Suhu Badan Termometer raksa dalam kehidupan sehari-hari biasanya digunakan untuk mengukur suhu badan dan suhu ruangan. Termometer untuk mengukur suhu badan disebut termometer demam atau termometer klinis. Termometer ini memiliki skala antara 35 – 42 derajat Celsius °C, karena suhu tubuh manusia tidak akan kurang dari suhu tersebut. Terdapat pipa kapiler yang dibuat sangat kecil agar perubahan suhu yang tidak begitu besar dapat terlihat dengan jelas dan cepat diserap raksa. Untuk mengembalikan raksa pada kedudukan asalnya, termometer harus dikibas-kibas terlebih dahulu. 2. Termometer Dinding Termometer Suhu Ruang Termometer dinding sering terdapat di dalam ruangan untuk mengukur suhu ruangan. Termometer ini dipasang secara tegak pada salah satu dinding ruangan. Skalanya antara –80°C sampai 100°C. 3. Termometer Maksimum dan Minimum Termometer maksimum dan minimum digunakan untuk mengukur suhu tertinggi dan terendah udara dalam satu hari. Termometer ini dibuat oleh Six dan Belani, dengan menggunakan raksa dan alkohol sebagai zat cair yang digunakannya. Termometer ini disebut juga Termometer Six Belani. Jenis Termometer Berdasarkan Skala Pada pembuatan termometer terlebih dahulu ditetapkan titik tetap atas dan titik tetap bawah. Titik tetap termometer tersebut diukur pada tekanan 1 atmosfer. Di antara kedua titik tetap tersebut dibuat skala suhu. Penetapan titik tetap bawah adalah suhu ketika es melebur dan penetapan titik tetap atas adalah suhu saat air mendidih. Berdasarkan skalanya, termometer ada 4 macam, antara lain sebagai berikut. Termometer Celcius Andres Celcius, seorang sarjana berkebangsaan Swedia, pada tahun 1742 menetapkan satuan suhu suatu benda, yaitu derajat celcius °C. Ia menggunakan suhu es yang sedang melebur pada takanan 76cmHg 1 atm sebagai titik tetap bawah dan diberi harga 0°C. Penentuan titik tetap atas menggunakan suhu air yang sedang mendidih pada tekanan 76 cmHg dan diberi harga 100°C. Antara titik tetap bawah dan titik tetap atas dibagi menjadi 100 skala. Zat cair yang digunakan untuk mengisi termometer celcius adalah raksa. Setiap kenaikan 1 skala menunjukkan kenaikan suhu 1°C. Termometer Reamur Termometer yang dibuat Reamur ini memiliki titik tetap bawah 0°R yang diambil dari suhu es yang sedang melebur pada tekanan 76 cmHg. Titik tetap atas 80°R yang diambil dari suhu air yang sedang mendidih pada tekanan 76 cmHg. Antara titik tetap bawah dan titik tetap atas dibagi menjadi 80 skala yang masing-masing skala menunjukkan perubahan suhu 1°R. Sebagai pengisi termometer juga digunakan raksa. Termometer Fahrenheit Pada tahun 1706, seorang sarjana berkebangsaan Jerman bernama Fahrenheit membuat termometer yang diisi dengan raksa. Penentuan titik tetap bawah menggunakan suhu es yang sedang melebur pada tekanan 76cmHg dan diberi harga sebesar 32°F. Penentuan titik tetap atas menggunakan suhu air yang sedang mendidih pada tekanan 76 cmHg dan diberi harga 212°F. Antara titik tetap bawah dan titik tetap atas dibagi menjadi 180 skala, sehingga setiap skala menunjukkan nilai 1°F. Termometer Kelvin Kelvin adalah seorang ahli fisika dari Inggris. Ia mengemukakan bahwa skala nol haruslah suhu yang paling rendah nol mutlak, sehingga pada suhu tersebut tidak ada panas sedikitpun yang dapat dipancarkan. Skala kelvin K dipakai sebagai satuan Sistem Internasional SI. Titik tetap bawah diambil dari suhu es yang sedang melebur pada tekanan 76 cmHg dan diberi harga 273 K. Titik tetap atas diambil dari suhu air yang sedang mendidih dan diberi harga 373 K. Antara titik tetap bawah dan titik tetap atas dibagi menjadi 100 skala. Jadi, setiap skala menunjukkan perubahan suhu 1 K.
Konsep Suhu Jika kita membahas tentang suhu suatu benda, tentu terkait erat dengan panas atau dinginnya benda tersebut. Dengan alat perasa, kita dapat membedakan benda yang panas, hangat atau dingin. Benda yang panas kita katakan suhunya lebih tinggi dari benda yang hangat atau benda yang dingin. Benda yang hangat suhunya lebih tinggi dari benda yang dingin. Dengan alat perasa kita hanya dapat membedakan suhu suatu benda secara kualitatif. Akan tetapi di dalam fisika kita akan menyatakan panas, hangat, dingin dan sebagainya secara eksak yaitu secara kuantitatif dengan angka-angka. Secara sederhana suhu didefinisikan sebagai derajad panas dinginnya suatu benda. Ada beberapa sifat benda yang berubah apabila benda itu dipanaskan, antara lain adalah warnanya, volumnya, tekanannya dan daya hantar listriknya. Sifat-sifat benda yang berubah karena dipanaskan disebut sifat termometrik. Suhu termasuk besaran pokok dalam fisika yang dalam SI bersatuan Kelvin. Alat Ukur Suhu Untuk menyatakan suhu suatu benda secara kuantitatif diperlukan alat ukur yang disebut termometer. Ada beberapa jenis termometer dengan menggunakan konsep perubahan-perubahan sifat karena pemanasan. Pada termometer raksa dan termometer alkohol menggunakan sifat perubahan volum karena pemanasan. Ada beberapa termometer yang menggunakan sifat perubahan volum karena pemanasan, antara lain Celcius, Reamur, Fahrenheit dan Kelvin. Masing-masing termometer tersebut mempunyai ketentuan-ketentuan tertentu dalam menetapkan nilai titik didih air dan titik beku air pada tekanan 1 atm, seperti terlihat pada gambar di bawah ini. Dari gambar di atas, dapat ditulis dalam bentuk tabel sebagai berikut, No. Termometer Titik tetap bawah Titik tetap atas Jumlah skala 1 Celcius 0oC 100oC 100 2 Reamur 0oR 80oC 80 3 Fahrenheit 32oF 212oF 180 4 Kelvin 273 K 373 K 100 Perbandingan jumlah skalanya adalah sebagai berikut tC tR tF – 32 = 100 80 180 atau tC tR tF – 32 = 5 4 9 Perubahan suhu dari celcius ke kelvin dan dari kelvin ke celcius, karena jumlah skalanya sama, maka ditulis sebagai berikut. toC = t + 273K atau tK = t – 273oC Keterangan tC = skala yang ditunjukkan termometer celcius oC tR = skala yang ditunjukkan termometer reamur oR tF = skala yang ditunjukkan termometer fahrenheit oF tK = skala yang ditunjukkan termometer kelvin K Secara umum, hubungan skala termometer yang satu dengan yang lain adalah seperti yang diperlihatkan pada gambar berikut ini. Termometer X dengan titik tetap bawah tbX dan titik tetap atas taX. Termometer Y dengan titik tetap bawah tbY dan titik tetap atas taY. Titik tetap bawah dan titik tetap atas kedua termometer di atas adalah suhu saat es melebur dan suhu saat air mendidih pada tekanan 1 atmosfer. Dengan membandingkan perubahan suhu dan interval kedua titik tetap masing-masing termometer, diperoleh hubungan sebagai berikut. taX – tX = taY – tY taX – tbX taY – tbY Keterangan taX = titik tetap atas termometer X tbX = titik tetap bawah termometer X tX = suhu pada termometer X taY = titik tetap atas termometer Y tbY = titik tetap bawah termometer Y tY = suhu pada termometer Y Contoh Soal Konversi Satuan Suhu Berikut ini adalah beberapa contoh soal tentang konversi atau pengubahan satuan suhu yang meliputi Celcius, Reamur, Fahrenheit, dan Kelvin lengkap dengan pembahasannya. Silahkan kalian pelajari baik-baik. 1. Sebuah zat cair diukur suhunya menggunakan termometer celcius diperoleh angka 40oC. Berapakah jika zat cair tersebut diukur suhunya menggunakan a. Termometer reamur b. Termometer fahrenheit c. Termometer kelvin Penyelesaian Diketahui tc = 40oC Ditanyakan tR, tF, dan T Jawab a. Mengubah skala celcius ke reamur perbandingan skala termometer reamur dan celcius adalah sebagai berikut. Maka tR = 4/5 × tC tR = 4/5 × 40 tR = 32 Jadi, ketika diukur dengan termometer reamur, suhunya adalah 32oR. b. Mengubah skala celcius ke fahrenheit perbandingan skala termometer fahrenheit dan celcius adalah sebagai berikut. Maka tF – 32 = 9/5 × tC tF – 32 = 9/5 × 40 tF – 32 = 72 tF = 72 + 32 tF = 104 Jadi, ketika diukur dengan termometer fahrenheit, suhunya adalah 104oF. c. Mengubah skala celcius ke kelvin untuk mengkonversi satuan suhu dari celcius ke kelvin kita langsung saja menggunakan rumus berikut. T = tC + 273 T = 40 + 273 T = 313 Jadi, ketika diukur dengan termometer kelvin, suhunya adalah 313 K. 2. Suhu sebuah filamen lampu listrik yang sedang menyala adalah K. Berapakah suhu filamen lampu tersebut dalam skala Celcius? Jawab Dengan menggunakan kesetaraan Celcius ke Kelvin diperoleh toC = tK – 273 = – 273 = Jadi, suhu filamen lampu listrik yang sedang menyala tersebut adalah 3. Sebuah termometer X setelah ditera dengan termometer Celcius di dapat 40oC = 80oX dan 20oC = 50oX. Jika suhu sebuah benda 80oC, maka berapa oX suhu benda tersebut? Penyelesaian Diketahui 40oC = 80oX 20oC = 50oX Ditanya 80oC = ... oX Jawab Untuk mempermudah dalam memahami soal di atas, perhatikan gambar ilustrasi berikut ini. Berdasarkan gambar di atas, maka keseteraan skala pada termometer Celcius dan termometer X adalah sebagai berikut. 80 – 40 = tX – 80 80 – 20 tX – 50 4tX – 50 = 6tX – 80 4tX – 200 = 6tX – 480 6tX – 4tX = 480 – 200 2tX = 280 tX = 280/2 tX = 140 Jadi, 80oC = 140oX 4. Suhu udara di ruangan 95oF. Nyatakan suhu tersebut ke dalam skala Kelvin! Penyelesaian 95oF = 5/9 95 – 32 = 35oC 35oK = 35 + 273 K = 308 K 5. Misalkan Anis membuat sebuah termometer yang disebut dengan termometer X. Pada termometer ini air membeku pada 0°X dan air mendidih pada 150°X. Bagaimanakah hubungan termometer ini dengan termometer dalam skala Celsius? Jawab Pada termometer X, rentang temperatur yang dimilikinya, yakni dari 0°X – 150°X sehingga skala pada termometer ini dibagi dalam 150 skala. Perbandingan antara termometer X dan termometer Celsius, yakni ToC = 100 ToX → = 2 ToX 150 3 Jadi, hubungan antara termometer ini dengan termometer Celsius adalah t°C = 2/3 t°X . 6. Suatu termometer X mengukur suhu es sedang melebur pada −10oX dan mengukur suhu air mendidih pada 110oX. Termometer Celcius mengukur suhu benda tersebut adalah 40oC. Berapa suhu benda tersebut jika diukur dengan termometer X? Penyelesaian Diketahui tbX = −100X taX = 1100X tC = 400C Titik tetap atas termometer Celcius adalah 100oC dan titik tetap bawahnya adalah 0oC sehingga taC = 1000C tbC = 00C Ditanyakan tX Jawab taX – tX = taC – tC taX – tbX taC – tbC 110 – tX = 100 – 40 110 – −10 100 – 0 10110 – tX = 1206 1100 – 10tX = 720 10tX = 1100 – 720 10tX = 380 tX = 380/10 tX = 38 Jadi, suhu benda tersebut apabila diukur dengan termometer X adalah 38oX. 7. Pada waktu musim dingin terdapat laporan cuaca dari Inggris di mana suhu udara mencapai 14oF. Berapakah suhunya jika diukur menggunakan a. Termometer reamur b. Termometer celcius c. Termometer kelvin Penyelesaian Diketahui tF = 14oF Ditanyakan tR, tC, dan T Jawab a. Mengubah skala fahrenheit ke reamur perbandingan skala termometer reamur dan fahrenheit adalah sebagai berikut. Maka tR = 4/9 × tF – 32 tR = 4/9 × 14 – 32 tR = 4/9 × –18 tR = –8 Jadi, ketika diukur dengan termometer reamur, suhunya adalah –8oR. b. Mengubah skala fahrenheit ke celcius perbandingan skala termometer celcius dan fahrenheit adalah sebagai berikut. Maka tC = 5/9 × tF – 32 tC = 5/9 × 14 – 32 tC = 5/9 × –18 tC = –10 Jadi, ketika diukur dengan termometer celcius, suhunya adalah –10oC. c. Mengubah skala fahrenheit ke kelvin perbandingan skala termometer kelvin dan fahrenheit adalah sebagai berikut. Maka T – 273 = 5/9 × tF – 32 T – 273 = 5/9 × 14 – 32 T – 273 = 5/9 × –18 T – 273 = –10 T = –10 + 273 T = 263 Jadi, ketika diukur dengan termometer kelvin, suhunya adalah 263 K. 8. Termometer X dirancang dapat mengukur air membeku pada skala - 40 dan air mendidih pada skala 160. Jika suatu benda diukur dengan termometer Reamur menunjukkan nilai 20oR maka tentukan nilai yang ditunjuk saat diukur dengan termometer X! Penyelesaian Diketahui tbX = −40oX taX = 160 oX tR = 20 Titik tetap atas termometer Reamur adalah 80oR dan titik tetap bawahnya adalah 0oR sehingga taR = 0oR tbR = 80oR Ditanyakan tX? Jawab taX – tX = taR – tR taX – tbX taR – tbR 160 – tX = 80 – 20 160 – −40 80 – 0 8160 – tX = 2006 1280 – 8tX = 1200 8tX = 1280 – 1200 8tX = 80 tX = 80/8 tX = 10 Jadi, suhu benda tersebut apabila diukur dengan termometer X adalah 10oX. 9. Sepotong logam dipanaskan dan diukur dengan termometer optik menunjukkan skala 36oR. Berapakah suhunya jika diukur menggunakan a. Termometer celcius b. Termometer fahrenheit c. Termometer kelvin Penyelesaian Diketahui tR = 36oR Ditanyakan tC, tF, dan T Jawab a. Mengubah skala reamur ke celcius perbandingan skala termometer celcius dan reamur adalah sebagai berikut. Maka tC = 5/4 × tR tC = 5/4 × 36 tC = 45 Jadi, ketika diukur dengan termometer celcius, suhunya adalah 45oC. b. Mengubah skala reamur ke fahrenheit perbandingan skala termometer fahrenheit dan reamur adalah sebagai berikut. Maka tF – 32 = 9/4 × tR tF – 32 = 9/4 × 36 tF – 32 = 81 tF = 81 + 32 tF = 113 Jadi, ketika diukur dengan termometer fahrenheit, suhunya adalah 113oF. c. Mengubah skala reamur ke kelvin perbandingan skala termometer kelvin dan reamur adalah sebagai berikut. Maka T – 273 = 5/4 × tR T – 273 = 5/4 × 36 T – 273 = 45 T = 45 + 273 T = 318 Jadi, ketika diukur dengan termometer kelvin, suhunya adalah 318 K. 10. Suhu es yang sedang melebur dan suhu air mendidih apabila diukur dengan termometer A masing-masing besarnya 10oA dan 130oA. Suhu suatu benda diukur dengan termometer skala Fahrenheit sebesar 62oF. Berapa suhu benda tersebut jika diukur dengan termometer A? Penyelesaian Diketahui tbA = 10oA taA = 130oA tF = 62oF Titik tetap atas termometer Fahrenheit adalah 212oF dan titik tetap bawahnya adalah 320F sehingga taF = 212oF tbF = 32oF Ditanyakan tA? Jawab taA – tA = taF – tF taA – tbA taF – tbF 130 – tA = 212 – 62 130 – 10 212 – 32 6130 – tA = 1205 780 – 6tA = 600 6tA = 780 – 600 6tA = 180 tA = 180/6 tA = 30 Jadi, suhu benda tersebut apabila diukur dengan termometer A adalah 30oA.
Latihan Soal Online - Latihan Soal SD - Latihan Soal SMP - Latihan Soal SMA Kategori Semua Soal SMP IPA Acak ★ Ujian Nasional IPA SMP/MTs 2013/2014Perhatikan gambar termometer berikut! Besar suhu Y pada skala termometer Celcius adalah ….A. 172oCB. 108oCC. 60oCD. 44oC Pilih jawaban kamu A B C D E Latihan Soal SD Kelas 1Latihan Soal SD Kelas 2Latihan Soal SD Kelas 3Latihan Soal SD Kelas 4Latihan Soal SD Kelas 5Latihan Soal SD Kelas 6Latihan Soal SMP Kelas 7Latihan Soal SMP Kelas 8Latihan Soal SMP Kelas 9Latihan Soal SMA Kelas 10Latihan Soal SMA Kelas 11Latihan Soal SMA Kelas 12Preview soal lainnya Ujian Semester 1 UAS Ilmu Pengetahuan Alam IPA SMP / MTs Kelas 9Berikut ini adalah upaya yang dapat dilakukan makhluk hidup untuk melastarikan jenisnya, kecuali…. a. iritabilitas b. adaptasi c. penyesuaian diri d. reproduksi Materi Latihan Soal LainnyaManajemen dan Koperasi - Ekonomi SMA Kelas 10Keberagaman Masyarakat Indonesia - PPKn Semester 2 Genap SMP Kelas 9Bahasa Inggris SMP Kelas 8Kuis Bahasa Inggris SD Kelas 1Sistematika dan Kebahasaan Karya Ilmiah - Bahasa Indonesia SMA Kelas 11PAI Bab 9 SD Kelas 1PAT IPS SD Kelas 4Bahasa Sunda - SMP Kelas 8Bahasa Sunda SD Kelas 5Bentuk Molekul - Kimia SMA Kelas 10Cara Menggunakan Baca dan cermati soal baik-baik, lalu pilih salah satu jawaban yang kamu anggap benar dengan mengklik / tap pilihan yang Jika halaman ini selalu menampilkan soal yang sama secara beruntun, maka pastikan kamu mengoreksi soal terlebih dahulu dengan menekan tombol "Koreksi" diatas. Tentang Soal Online adalah website yang berisi tentang latihan soal mulai dari soal SD / MI Sederajat, SMP / MTs sederajat, SMA / MA Sederajat hingga umum. Website ini hadir dalam rangka ikut berpartisipasi dalam misi mencerdaskan manusia Indonesia.
– Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di Kali ini akan membahas mengenai Suhu. Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Suhu? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini. Pengertian SuhuSkala SuhuAlat Ukur SuhuRumus Konversi SuhuSebarkan iniPosting terkait Pengertian Suhu Suhu merupakan suatu besaran yang menunjukan derajat panas khususnya pada benda. Benda yang mempunyai panas dapat menunjukan suhu yang tinggi dibandingkan pada benda yang dingin. Untuk dapat mengetahui seberapa besar suhu pada benda tersebut, maka alat yang digunakan yaitu termometer. Satuan Internasional SI yang digunakan untuk suhu yaitu Kelvin k. Simbol yang digunakan untuk melambangkan suhu atau temperatur adalah T Huruf Kapital. Alat Ukur yang digunakan untuk mengukur suhu disebut dengan Termometer. Skala Suhu 1. Satuan atau Skala Celsius ºC Skala Celcius merupakan skala suhu yang didesain dengan titik beku air adalah 0ºC dan titik didih air pada 100ºC pada tekanan atmosfer standari. Skala ini diperkenalkan oleh Anders Celsius pada tahun 1742. Meski angka-angka yang ditunjukan oleh skala celsius sudah lumayan tepat, namun secara lebih spesifik masih ada beberapa ketidaktepatan sehingga tidak bisa dijadikan sebagai standar formal atau satuan internasional. Definisi baku dari 1 derajat celsius adalah 1/273,16 dari perbedaan antara triple point air dan nol absolut, berdasarkan pengertian tersebut dapat diketahui bahwa satu derajat celsius mempresentasikan perbedaan suhu yang sama dengan satu kelvin. 2. Satuan atau Skala Fahrenheit ºF Skala Fahrenheit ialah salah satu skala suhu yang didesain dengan titik beku air adalah 32ºF dan titik didih air adalah 212ºF. Dengan demikian perbedaan titik lebur dan titik didih pada skala ini adalah 180 derajat. Skala ini diperkenalkan oleh ilmuwan Jerman yang bernama Gabriel Fahrenheit pada tahun 1724. 3. Satuan atau Skala Reaumur ºR Skala Reaumur yaitu sebuah skala suhu yang didesain dengan titik beku air adalah 0ºR dan titik didihnya 80ºR, artinya terdapat perbedaan sebesar 80º antara titik beku dan titik didih. Skala ini diperkenalkan oleh Rene Antoine Ferchault de Reaumur pada tahun 1731. 4. Satuan atau Skala Kelvin ºR Skala Kelvin yakni suatu skala suhu yang didesain dengan titik beku air adalah 273ºK dan titik didihnya adalah 373ºK. Jadi perbedaan antara titik beku dan titik didihnya adalah 100 derajat. Sampai saat ini Kelvin merupakan Satuan Internasional untuk suhu karena dinilai paling akurat. Ilmuwan yang memperkenalkannya adalah William Thomson atau yang juga disebut Lord Kelvin. Alat Ukur Suhu 1. Termometer dengan Bahan Zat Cair Termometer Laboratrium Alat yang satu ini digunakan dalam mengukur suhu air dingin atau suhu air yang berlangsung dipanaskan. Termometer laboraturium memakai air raksa atau alkohol untuk petunjuk suhu. Termometer Ruang Termometer ruang terpasang pada dinding rumah atau kantor. Terometer ruang dapat mengukur suhu dalam keadaan suatu saat. Skala pada termometer ini yaitu dari -50 °C sampai 50 °C. Termometer Klinis Termometer klinis atau sering disebut juga termometer demam. Banyak para dokter yang menggunakan jenis termometer ini dalam mengukur suhu badan pasien. Pada keadaan sehat, suhu badan manusia 37 °C. Tetapi jika badan demam suhu akan naik melewati angka tersebut, atau dapat mencapai angka 40 °C. Skala termometer klinis ini hanya 35 °C sampai 43 °C. Karena disesuaikan pada suhu badan manusia, suhu badan manusia tidak mungkin di bawah 35 °C dan tidak melebihi 43 °C. Termometer Six-Bellani Termometer Six-Bellani atau sering disebut juga termometer maksimum-minimum. Termometer jenis ini bisa mencatat suhu tertinggi dan suhu terendah pada jangka waktu tertentu. Termometer ini memiliki 2 cairan, yakni alkohol dan raksa pada satu termometer. 2. Termometer dengan Bahan Zat Padat Termometer Bimetal Termometer Bimetal memakai logam dalam mengukur suhu dengan prinsip logam yang akan memuai jika dipanaskan dan menyusut jika sedang didinginkan. Termometer Hambatan Terometer hambatan yaitu termometer yang tepat dipakai untuk industri dalam mengukur suhu lebih dari 100°C. Termometer jenis ini diproduksi berdasarkan pada perubahan hambatan logam. Termometer Termokopel Termometer temokopel ialah jenis sensor suhu yang dipakai dalam mengukur atau mendeteksi suhu melewati dua jenis logam konduktor yang berbeda dengan digabungkan pada ujungnya sehingga dapat menimbukan efek “Termo – electric”. Termokopel yaitu salah satu jenis sensor suhu yang sangat populer dan sering dipakai untuk rangkaian dan macam – macam elektronika yang berhubungan pada suhu. 3. Termometer dengan Bahan Gas Termometer gas merupakan salah satu jenis termometer yang prosesnya pada pemuaian gas apabila terjadi perubahan pada suhu. Gas Hidrogen dan gas Helium adalah gas yang sering dipakai pada bahan termometer ini. 4. Termometer Optis Pirometer Intensitas radiasi yang dipancarkan pada benda yang sangat panas dalam termometer pirometer berfungsi sebagai menunjukkan perubahan suhu. Sifat pada termometrik ini dimanfaatkan dalam mengukur suhu yang ada pada pirometer. Termometer Inframerah Termometer Inframerah fungsinya dalam mengetahui suhu benda dengan menyinarkan inframerah kepada benda tersebut. Rumus Konversi Suhu 1. Rumus Konversi Suhu Skala Celsius 2. Rumus Konversi Suhu Skala Fahrenheit 3. Rumus Konversi Suhu Skala Raeumur 4. Rumus Konversi Suhu Skala Kelvin Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Suhu Pengertian, Skala, Alat Ukur & Rumusnya Lengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih. Baca Juga Artikel Lainnya Materi Kalor Filtrasi Adalah Perubahan Fisika Kapilaritas Adalah Hukum Kekalan Energi
besar suhu y pada skala termometer celcius adalah